Review: Chiaroscuro

I’m writing this review cause i’m a bit concern dgn keluhan salah seorang pengarangnya ttg sales record nya yg ga terlalu memuaskan,
padahal menurut saya Chiaroscuro itu bagus loh, komik Indonesia (aliran manga) terfavorit saya sampai sekarang… jadi mungkin review saya bakal kedengaran kaya promosi… yah emang sih review yang saya bikin selalu kaya promosi karena saya cuma ngereview komik, film atau buku yang saya suka aja… hehehe afterall it’s not fun to write about things we don’t like

Sebenarnya saya sudah lama suka ama (kelompok) komikus Indonesia yang satu ini, Pertama kali baca karya mereka di Tabloid Hoplaa judulnya “Seek The Pearl”, kemudian pas mereka jadi salah satu pemenang lomba ngomik yuk animonster dengan karya (Angel-Sinner). Karya EKYU menurut saya sangat menarik dan mereka punya prospek yang sangat bagus. Jadi saya ngga heran ketika akhirnya mereka nerbitin graphic novel (red. komik) sendiri di bawah megindo. Sepertinya sih mereka suka banget bikin cerita fantasy dan pas baca Seek The Pearl saya merasa EKYU punya sense of humor yg baik dan simple (^o^).
Tapi di Chiaroscuro ini mereka tidak berniat bikin cerita ringan yg penuh humor, tapi malah bikin cerita yang sedikit berat dan harus dicerna dulu untuk dimengerti, dan gaya bahasanya juga kadang2 agak puitis yg di satu sisi memperindah tapi di sisi lain memperumit. Tapi menurut saya sih tidak mengurangi fun-nya membaca komik ini. Anak-anak Ekyu sepertinya suka baca-baca karya sastra dan filsafat sehingga banyak kutipan kutipan yang menarik di komik ini. Artnya memang blom sesempurna manga-manga Jepang tapi menurut saya sudah cukup artistik, cuma kekurangannya corak background-nya yang kadang terlalu penuh dan beragam jadi sedikit bikin pusing. Tapi klo dari segi cerita flow ceritanya sangat bagus dan menarik untuk diikuti, ngga bikin bosan untuk dibaca 2, 3 kali (mungkin kalo baru baca sekali kurang ngerti kalo aga’ lemot *kaya saya red.* hehe)

Dikisahkan ada sebuah dimensi lain bernama Chiaroscuro, di dunia itu Player – player bermain (seperti dlm RPG) untuk mendapatkan yang mereka inginkan, selama mereka belum menyelesaikan game mereka maka mereka tidak bisa keluar dari Chiaroscuro. Player-player itu direkrut oleh 2 orang “penjaga” Chirascuro Jeu (the beginning) & Ennui (the ending). Player2 yang direkrut Jeu, disebut Mise-player, harus mencari Ennui untuk menyelesaikan permainan (Awal–>Akhir). Sebaliknya player2 yang direkrut Ennui , disebut Fin-player, harus mencari Jeu (Akhir–>Awal). Untuk masuk ke dunia Chiaroscuro hanya ada satu syarat mereka tidak boleh menginginkan atau diinginkan/dirindukan oleh siapapun di dunia asal mereka, dengan kata lain player2 di Chiaroscuro adalah manusia2 buangan yang sebatang kara. Suatu ketika terjadi sesuatu yang menyebabkan keseimbangan dunia Chiaroscuro terganggu dan Chiaroscuro terancam musnah, dari sini kisah2 tragis masa lalu para player diceritakan.

Sepertinya saya ga bisa cerita lebih lanjut karena takut spoiler, Cuma saya bisa bilang diantara karakter2 dalam Chiaroscuro saya paling suka Dellirium dan Miasma(^o^). Pokoknya coba baca deh, seru loh. Klo kamu suka cerita yg rumit dan sedikit dark, sepertinya kamu juga bakal suka komik ini.

Mau liat-liat artwork EKYU ato kenalan dgn personil Ekyu, mampir ke page deviantart mereka di bawah ini
EKYU is
Egakz > Saru-kun.deviantart.com
Oni-chan > NienZien-ya.deviantart.com
Cichanz > kirimatsuri.deviantart.com
Choi

Advertisements

4 thoughts on “Review: Chiaroscuro”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s