Review: The Heart Of Thomas (Touma no Shinzou)

To Yuri, one last time, This is my love. This is the sound of my heart. Surely you must understand.
Thomas Letter for Yuri translated by Matt Thorn

Rating: 17+, complicated storyline containing sensitive issues

Hai all! setelah ngebaca review Thomas no Shinzou-nya Ryuu Nagareboshi & karena sifat sy yg ga mau kalah sy jadi pgn ngeupdate review sy nih :p hehe ga papa ya? Bagi yg pengen tau cerita lengkapnya Thomas no Shinzou (The heart of Thomas) silahkan baca dulu review-nya Dhieta-chan di web-nya> http://cavallone.org/thomas.html

Seperti yg kalian mungkin dah tau Thomas no Shinzou karangan mangaka kawakan Moto Hagio ini merupakan salah satu manga Shonen-Ai (BL)paling awal yang cukup terkenal selain Kaze to ki no uta (yang sayangnya saya cuma volume 5 & 8-nya jadi ga bisa direview).
Hagio sensei yg gemar membuat manga SF ini terinspirasi membuat manga ini setelah menonton film Prancis Les Amitiés Particulieres (The Special Friendship) bersama kawannya sesama mangaka Keiko Takemiya. Hagio sensei langsung membuat rancangan awal untuk cerita Thomas tp kemudian disimpan untuk koleksi pribadi, dan ia membuat cerita lain yg juga terinspirasi dari film Les Amitiés Particulieres yaitu November Gymnassium. Baru setelah beberapa waktu kemudian ia lalu mempublikasikan Thomas no Shinzou. Banyak yang mengira November Gymnassium adalah manga shonen-ai yg pertama (termasuk saya) tp Hagio-sensei sendiri mengakui bukan karena Keiko Takemiya sahabatnya lah yg membuat manga bertema shonen-ai yg pertama Sunroom nite.

Bagi saya pribadi manga Thomas no Shinzou ini aga’ sulit dimengerti (dan sepertinya memang seperti itu) apalagi lagi Tokoh Thomasnya meninggal di awal cerita, and I thought, loh jadi ini bukan cerita soal Thomas ya? Dan sampai akhir saya berharap ada cerita flashback kisah romantis tentang Thomas & Yulius tp ternyata tidak ada (yg lengkap) tp sebagai gantinya saya mendapatkan cerita yg lebih menarik dari itu. Ceritanya sebagian besar berkisar tentang Yulius yang dicintai oleh Oscar, Erich, dan tentu saja Thomas. Tapi Yuli sendiri merasa tidak pantas dicintai terutama cinta Thomas yang membuatnya menderita. Yang paling menarik di manga ini melihat karakterisasi Yuli yang mengalami pergolakan batin dan merasa seperti malaikat yang kehilangan sayapnya. Ceritanya sangat inspiratif karena bercerita tentang bagaimana cinta yg tulus dapat mengobati luka di hati, bahkan bagi seseorang yg merasa tidak pantas mendapatkan cinta karena trauma yg mendalam. Well it is amazing the healing power of love! Kesannya sama seperti saat saya membaca manga CUT-nya Touko Kawai yg juga keren abis. Walaupun akhirnya Hagio-sensei tidak berhasil membuat The Heart of Thomas ini menjadi manga seri (seperti rencana awalnya) tapi manga ini cukup dikenal sampai sekarang hingga Hagio sensei juga membuat manga seri dengan cerita bertema serupa tapi lebih gelap dan dalam di manga Zankoku no Kami ga Shihaisuru (dan meraih Osamu Tezuka Award yg pertama) yang bikin saya penasaran banget pengen baca manga itu ^_^ aaakh mudah-mudahan suatu saat bisa dapet yah!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s