Review: Newyork-Newyork

Hi honeys uhuk uhuk lagi batuk nih, alergi saya kumat lagi tapi sesuai janji pengen ngereview Newyork-Newyork

Kain Walker adalah seorang pria biasa yang bekerja sebagai seorang polisi di Newyork city. Kain punya satu rahasia, dia adalah seorang closeted gay (maksudnya dia merahasiakan orientasi seksualnya pada keluarga dan rekan-rekannya). Dia lebih memilih mengemudi sampai ke Manhattan, ke sebuah gay bar untuk mencari pasangan one night stand. Ia tidak menginginkan partner tetap karena ia merasa itu akan mengacaukan hidupnya. Tapi pertemuannya dengan Mel Frederics seorang pemuda dengan masa lalu yang kelam, mengubah segalanya. Tanpa diduga Kain jatuh cinta pada Mel. Pertama kali dalam hidupnya Kain mencoba menjalin hubungan serius dengan seorang pria sambil tetap menyembunyikan hubungannya dari teman dan keluarganya. Hingga suatu tragedi yang menimpa Mel membuat Kain memutuskan untuk berterus terang pada keluarganya.

Some people said Newyork-Newyork is different than any other BL manga. Is that so? Hmm… emang bener juga sih soalnya Manga ini ngebahas isu yang lebih dekat real gay issues kaya being closeted, and coming out, homophobia, fear & prejudice, AIDS (but remember being gay is NOT the reason people got AIDS, itu cuma stigma), ampe masalah mendasar kaya kesetiaan yg sering jadi isu dalam hubungan gay couple. Tapi kalo diingat lagi Marimo Ragawa sensei bukan orang pertama yang bikin manga kaya gini, Akisato Wakuni sensei juga pernah ngangkat hal ini dalam manganya TOMOI. Sama kaya Akisato Wakuni, kayanya Marimo sensei juga research mendalam buat latar manga ini dengan berkiblat ama gay culture yang ada di barat bukan di Jepang. Emang sih ada benernya juga klo ada yang bilang klo (kebanyakan) manga BL ato Yaoi ga banyak memperhatikan latar belakang masyarakat & culturenya, sepertinya dunia cuma milik berdua pasangan tokoh utamanya aja (hehe ^_^) bahkan ga sedikit yang PWP (Plot? What Plot?). Makanya manga Newyork-Newyork & Tomoi jadi terlihat lebih realistis, dibanding manga BL lain. Duh saya jadi pengen liat deh klo ada manga BL yang latar belakangnya Jepang trus lebih realistis kaya gimana ya? Apa HaruDaki dah cukup realistis? Hahaha kayanya ngga deh ya :p. Bedanya ama TOMOI, Newyork-Newyork ceritanya dibuat lebih panjang dan fokus ama hubungan 2 tokoh utama Kain & Mel. Kalo dari karakter sih dua tokoh utamanya masih tipikal, yang satu Seme bgt dan yang satu lagi juga Uke bgt, tapi karakter mereka tetap adoreable dan ngga ngebosenin sih. Kebanyakan konfliknya diselesaikan dalam 1 atau 2 chapter jadi lumayan ringan buat diikuti.Cerita juga tipikal mellow-mellow romantis gitu cocok buat penggemar happy ending romance. Sayangnya saya belum dapet chapter terakhirnya jadi saya ga tau cerita ini bakal berakhir happy apa ngga sih, tp sejauh ini masih happy2 gitu kecuali klo nanti ada kejutan di bagian akhir we’ll see ^_^’

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s