Ok…..? OK.

Xoxo

‘Hey’

Aku menoleh cepat

‘Maaf aku telad’

Sejujurnya saking nervousnya aku ngga merhatiin udah berapa lama aku disini

‘Erm … Kamu marah?’

Aku mencoba konsentrasi ke ucapannya daripada ke bibirnya

‘Tadi aku udah pengen langsung kesini tapi trus ke-‘

‘Phun, cium gw’
Dan aku setengah mati menahan ketawa melihat airmukanya

‘A-apa?’

Aku ngga sanggup

‘Hahahahahhaahhahahaha’

Aku sampai terbungkuk bungkuk ketawa

Melap airmataku aku mendongak dan mendapati raut wajah yang berbeda

‘Maaf, aku telad’ dan dia berbalik menuju pintu keluar

Kaki reflex bergerak
Tangan reflex meraih

‘Gw juga sorry, bukan maksud ngetawain loe’

Dia hanya diam

‘Phun …’

‘White.’

Dan jawabannya seperti menamparku

‘Phun…’ Aku menghela napas

‘Apa? Aku harus jawab apa? Iya Noh?’

Kami saling menatap

‘P’white ….’ Aku menunduk

Dia menarik napas panjang

‘Aku yang salah. Kadang aku lupa umur kamu, diri kamu. Udah lupain aja’

Sekali lagi aku ketampar.

‘Lupain?’

Dia tersenyum

‘Iya noh, kita lupain aja ok?…

View original post 374 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s